SAFETY RIDING GO TO SCHOOL

405

Masih banyak pengendara khususnya pelajar yang tidak peduli akan keselamatan berkendara. Kebanyakan kecelakaan dijalan disebabkan oleh pengendara yang masih dibawah umur karena minimnya pengetahuan tentang Safety Riding. Terutama siswa SMK/SMA yang umumnya sudah diperbolehkan mengendarai sepeda motor. Meskipun mereka belum cukup umur untuk mendapat izin mengendarai sepeda motor,mereka tetap nekat dengan alasan jarak rumah yang jauh dari sekolah.

Oleh karena itu, hari rabu(7/2/18) SMKN 1 MALANG mengadakan kegiatan penyuluhan untuk siswa yang membawa sepeda motor. Kegiatan ini diadakan oleh MPM Honda Sukun yang sudah disetujui oleh pihak sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 50 siswa yang membawa sepeda motor ke sekolah. Acara diadakan di Ruang Serbaguna SMK Negeri 1 Malang.

Acara diawali dengan sambutan bapak I Wayan Sugiarta selaku wakil kepala sekolah dan dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan dari MPM Honda sukun. Acara berlangsung selama 3 jam dan diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari pemberian materi Safety Riding, game aman berkendara, pertanyaan tentang aman berkendara, dan kegiatan-kegiatan lain yang tentu nya menarik untuk diikuti.

Safety Riding adalah kegiatan aman dan nyaman saat berkendara untuk pengendara dan pengguna jalan lain. Jadi, seorang pengendara harus memperhatikan keamanan diri sendiri saat berkendara dan juga kenyamanan pengguna jalan lain. Meskipun masih dibawah umur, seorang pengendara harus tetap memperhatikan keamanan saat berkendara.

Seseorang sudah aman saat berkendara bisa dilihat dari kelengkapan atribut yang dipakai, kondisi fisik dan mental orang tersebut, dan juga kondisi kendaraannya. Kelengkapan atribut pengendara yaitu helm,sarung tangan,dan juga sepatu. kondisi fisik dan mental seseorang adalah kondisi sadar tidak terpengaruh obat obatan yang bisa menyebabkan kantuk saat berkendara. Selain itu, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah kondisi kendaraannya harus sesuai dengan standar yang ada misalnya kaca spion harus ada dua, rem sepeda harus berfungsi semuanya, dan juga kendaraan tidak di modifikasi yang menyebabkan beberapa onderdil tidak berfungsi lagi.

Tujuan dari kegiatan ini adalah agar bisa merasakan merk Honda dengan yang lainnya dan agar mengerti pentingnya Safety Riding.

Dari pengamatan Tim RNJ, beberapa siswa terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan tidak menutup kemungkinan ada beberapa siswa pula yang terlihat bosan karena tidak tertarik dengan materinya. Siswa yang antusias terlihat dari keaktifan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari tutor. Selain itu, ada hadiah khusus untuk siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.

Di akhir acara, tutor dari MPM Honda Sukun memberikan kesempatan kepada beberapa siswa untuk menyampaikan inti materi Safety Riding. Dan siswa yang mampu menyampaikan materi dengan baik dan benar akan diberikan hadiah dari MPM Honda Sukun berupa jaket. Selanjutnya, acara ditutup dengan doa yang di pimpin oleh pembawa acara.