SMK Negeri 1 Malang Gelar Pembelajaran Tatap Muka Secara Serentak

Kota Malang – Pelaksanaan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) terbatas dilakukan secara serentak untuk seluruh kelas X, XI, dan XII di SMK Negeri 1 Malang. PTM terbatas ini mulai diberlakukan pada hari Senin (27/9/2021). Ketua Satgas Covid-19 SMKN 1 Malang, Bapak Abdul Goni mengatakan, PTM terbatas dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.


”Protokolnya ya siswa datang cuci tangan, cek suhu, kemudian masuk kelas, satu kelas kan 18 kursi,” kata Bapak Abdul Goni.
Aturan protokol kesehatan terlihat jelas pada beberapa banner yang terpasang di SMK Negeri 1 Malang. Aturan tersebut diantaranya:
• menggunakan masker,
• ukur suhu tubuh,
• cuci tangan setiba di sekolah,
• tempat duduk siswa di setiap kelas minimal 1,5 meter,
• cuci tangan setelah pembelajaran,
• jaga jarak di luar kelas,
• dan cuci tangan sebelum meninggalkan sekolah

Kapasitas kelas dibatasi sebanyak 50%, sesuai dengan kebijakan yang diberlakukan di Kota Malang. Untuk kehadiran siswa di sekolah dilakukan dengan berbagai skenario tergantung keputusan masing-masing KAPROGLI (Ketua Program Keahlian).
”Untuk ganjil genap (skenario kehadiran) itu tergantung Kepala Programnya, yang saya tau akuntansi satu minggu masuk semua, batas atas (urutan presensi) masuk semua. Baru minggu depannya batas bawah. Ada juga yang selang seling (ganjil genap)”
ujarnya.

Salah seorang siswi SMKN 1 Malang mengungkapkan kegembiraannya setelah mengetahui bahwa sekolah mengadakan PTM terbatas. ”Seneng sih, soalnya kan udah gak (pembelajaran) daring lagi kan, terus itu kalo saya sendiri lebih suka pelajaran atau sekolah yang tatap muka daripada daring” ujar Amela Hadi, siswi kelas XI di SMKN 1 Malang.

Penulis: Aditya Fahrezi.

SebelumnyaPANDEMI BUKAN PENGHALANG MEMERIAHKAN HUT NKRI KE-76 DI SMKN 1 MALANG
BerikutnyaFree Fire Offline Competition Mode Squad